Peluang Usaha Rumahan Kerja Sampingan Modal Kecil

Peluang Usaha Kecil Budidaya Ikan Patin

Artikel terkait : Peluang Usaha Kecil Budidaya Ikan Patin

Budidaya Ikan patin ~ Indonesia dengan jumlah pulaunya yang menempati urutan pertama dalam hal jumlah membuat Negara yang dikenal juga sebagai negara maritim ini sebagai negara kepulauan terbesar di Dunia. Lebih dari 17.000 pulau terhampar di nusantara ini dan 2 / 3 dari total luas wilayah negara RI terdiri dari perairan. Dengan luas tanah, banyaknya pulau, kondisi iklim dan luas daerah perairan ini, tak heran jika peluang bisnis perikanan menjadi salah satu jenis usaha yang mampu menyumbang pendapatan nasional bagi negara tercinta kita.
budidaya ikan patin


Salah satu jenis ikan yang kini mulai dilirik sebagai komoditi usaha perikanan adalah jenis ikan patin. Ikan yang memiliki tubuh besar ini mulai dikembangkan dan semakin populer di Indonesia. Pamornya mulai naik daun seiring dengan permintaan pasar yang kian meningkat. Untuk itu, mari kita pelajari budidaya ikan patin dari A sampai Z agar nantinya kita paham betul bagaimana menjalankan usaha kecil budidaya ikan patin ini.

Mengenal Ikan Patin 


Ikan patin, menurut Wikipedia merupakan ikan berkumis yang hidup di air tawar. Ia termasuk dalam genus Pangsius. Ikan ini terkenal memiliki tubuh yang besar dan daging yang banyak terkandung di dalam tubuhnya, Ukuran ikan bisa mencapai 2 m seperti yang di temukan di sungai Mekong.

Ikan patin sendiri termasuk ikan jenis air tawar yang biasa hidup di sungai. Ia kemudian dibudidayakan oleh banyak masyarakat mengingat ikan patin tidak membutuhkan syarat khusus dalam memelihara di dalam kolam dan lagi, harga jualnya relatif tinggi sehingga tidak jarang ikan ini mulai dilirik oleh para pembudidaya lokal baik pemula maupun yang sudah berpengalaman.


Ikan patin memiliki bentuk kepala yang runcing dengan kumis yang tumbuh disekitar hidungnya. Di bagian punggung berwarna kebiru - biruan sementara tubuhnya didominasi warna perak mengkilat. Ikan patin sendiri akan mencapai ukuran panjang 30 - 40 cm dalam pembudidayaan dan bisa mencapai 120 cm. 

Manfaat Daging Ikan Patin Bagi Kesehatan

Di lansir dari seputarikan.com, ikan patin mengandung banyak protein dan gizi yang dibutuhkan oleh manusia. 
Di dalam tubuh ikan patin terdapat dua asam lemak esensial DHA dan EPA. Kadar DHA sekitar 5,45% sementara EPA yang terkandung di dalam ikan patin sebesar 0,78%. Kedua jenis asam lemak omega-3 ini bermanfaat untuk daya kerja otak serta kekebalan tubuh. Asam ini juga sering ditemukan di dalam ikan tuna, salmon atau ikan sarden,
Selain itu, di dalam daging ikan patin juga terdapat kadar lemak sebsar 2,55% - 3,42%. Sementara asam lemak tak jenuhnya bisa mencapai lebih dari 50%. Asam Oleat yang terkandung dalam ikan catfish ini adalah sebesar 7, 43%. Dengan kandungan lemak tak jenuhna, ikan ini cocok untuk mereka yang sedang menjalankan program diet sementara tingkat lemak yang rendah mencegah terjadinya kardiovaskular pada manusia.
Keleibihan Budidaya Ikan patin
  1. Pemeliharaan ikan patin reletif mudah
    Dalam memelihara ikan patin, tidak dibutuhkan air yang harus mengalir serta kedalaman tertentu. Oleh karenanya, ikan air tawar tidak seperti ikan lain seperti ikan bawal yang memerlukan air yang mengalir. Selain itu, sesuai dengan sifatnya, ikan patin merupakan jenis ikan pemakan segala sehingga tidak perlu risau memikirkan masalah pakan.
  2. Ikan Patin bukan Ikan Kanibal
    Tidak seperti ikan lele, ikan patin tidak memakan ikan dari jenisnya sendiri sehingga tidak menyebabkan kematian yang besar. Selain itu, anda tidak direpotkan untuk menyaring ikan lalu mengelompokkannya dalam ukuran - ukuran tertentu seperti yang sering kita jumpai dalam pembudidayaan ikan lele.
  3. Harga Ikan Patin termasuk mahal
    Harga ikan patin per kg bisa mencapai 15.000 - 22.000 / kg padahal tubuh ikan patin untuk skala budidaya bisa mencapai panjang 30 - 40 cm dengan bobot lebih dari 1 kg. ( cek : http://www.wpi.kkp.go.id/info_harga_ikan/
Selain itu, permintaan ikan patin juga terus meningkat dan kini menempati urutan ke tiga setelah ikan gurami dalam hal jumlah permintaan. 

sebagai bahan pertimbangan, silahkan analisa perkiraan arus kas dibawah ini :

Modal:
No
Data Usaha Pembesaran Ikan Patin
1Bibit ikan ukuran 1 inch
Rp.       200
        200 x 6.000Rp.        1.200.000
2Pakan jenis apung pf.1000
Rp. 200.000
 20 sak x 200.000Rp.       400.000
3Pakan apung 781-2
Rp. 200.000
     3 sak x 200.000Rp.        600.000
4Obat, steriliser
Rp.   50.000
Rp.         50.000
xJumlah modalRp.     2.250.000
Pendapatan :
Asumsi pada saat ini harga ikan jatuh di kisaran Rp. 13.000 / kg. Adapun dalam satu kg terdiri dari 3 ekor. Masa panen selama 6 bulan serta memiliki tingkat kematian sebesar 10% maka akan kita dapat pendapatan sebagai berikut :
  • Total jumlah ikan yang mati = 10 % x 6.000 ekor = 600 ekor
    Total jumlah ikan yang di panen = 6000 - 600 = 5.400 ekor
  • Total berat ikan yang dipanen 1 kg @3ekor
    5.400 : 3 = 1800kg
  • Total penjualan dengan asumsi Rp. 13.000 / kg
    1800 x 13.000 = Rp. 23.400.000
Keuntungan
Keuntungan di dapat dari jumlah pengeluaran - pendapatan = Rp. 23.400.000 - 2.250.000 = Rp. 21.150.000
Pendapatan per bulan = 21.150.000 : 6 = Rp. 3.525.000

Perhitungan di atas meniadakan modal tetap seperti sewa lahan, pembuatan kolam dll.
Bagaimana menurut anda, lumayan bukan?

Jika anda berminat untuk menjalankan usaha kecil budidaya ikan patin. Sebaiknya anda mulai membaca cara budidaya ikan  patin. Biasanya ikan patin dapat dikelola di dalam kolam tanah, kolam terpal maupun kolam permanen. Silahkan disesuaikan dengan budget anda. 
Semoga artikel diatas dapat memberikan anda alternatif bisnis yang bisa anda jalankan sebagai usaha kecil anda. Terima kasih telah membaca artikel tentang budidaya ikan pating dan semoga anda bisa mewujdukan impian anda sebagai seorang pengusaha.

Artikel Peluang Usaha Rumahan Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 Peluang Usaha Rumahan